Kamis, 11 April 2019

Soal

Read More ->>

Sabtu, 06 April 2019

Kesimpulan

Hasil gambar untuk foto perilaku makhluk hidup hd
  1. Manusia adalah mahluk yang memiliki kemampuan untuk bisa mengetahui hal baru dengan cepat sebab adanya proses serta faktor untuk terbentuknya sebuah karakter.
  2. Hewan memiliki tingkah laku bawaan dan tingkah laku terajar.
  3. Tumbuhan memilki bentuk perilaku yang dipengaruhi oleh faktor abiotik dan biotik
Read More ->>

Biografi


BIOGRAFI SINGKAT
 .
Muh Irzal Nur K atau biasa dipanggil Irzal oleh orang-orang disekitarnya memiliki hobi Cipta Puisi dan bermain futsal. Ia lahir di kabupaten Jeneponto pada tanggal 21 Februari 2000 dari pasangan Abd Kadir SH dan Dra Rahmawati S. Irzal memiliki seorang kakak bernama Muh Imran K yang sudah menikah dan kini tinggal bersama Istrinya di Makassar. Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Irma Suriani K berusia 21 tahun.
Ia pertama kali masuk sekolah di tahun 2005 – 2011 di SDI Pallangga. Kemudian setelah lulus melanjutkannya ke SMPN 1 Tinggimoncong dari tahun 2011-2014. Dan kemudian melanjutkan sekolah lagi ke SMAN 1 Tinggimoncong. di SMA ini dia mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Bengkel Seni dan juga aktif dalam organisasi PMR. Bahkan ia pun sempat menjabat sebagai Koordinator lingkungan Hidup di sekolahnya.
Pemuda berwajah biasa- biasa saja ini adalah anggota tim futsal SMAN 1 Tinggimoncong yaitu tim Raz brother dan pernah sekali kali menjuarai kejuaraan futsal di sekolah . Diantaranya: Juara III Piala Liga SMAN 1 Tinggimoncong 2016.
Dia memiliki cita-cita dalam beberapa tahun yang lalu dapat bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia. Namun terkendala oleh kondisi fisik dan biaya. Kini Irzal menjadi mahasisiwa di UNM pada pada jurusan/ program studi pendidikan IPA. 



Read More ->>

Pelestarian Alam

Manusia sebagai ujung tombak perilaku mahluk hidup terhadap lingkungannya

Pelesterian Alam

b
Read More ->>

Pengaruh Faktor biotik

B. Adaptasi tingkah laku karena pengaruh faktor biotik


  1. Gerakan mengatupnya daun-daun putri malu (Mimosa pudica) terhadap rangsangan

Putri malu (sumber:www.publicdomainpictures.net)
Tingkah laku ini bertujuan  agar dapat mengagetkan dan mengusir predator sebelum sempat memakan daun putri malu. Gerakan ini disebut juga sebagai gerak tigmonasti yang terjadi akibat sentuhan.

Itulah tadi, pembahasan beberapa contoh adaptasi tingkah laku pada tumbuhan. Semoga dapat menambah wawasan kita.

  1. Adaptasi tingkah laku tumbuhan insektivora dalam memperoleh nutrisi

Tumbuhan Venus Flytrap (sumber:wikipedia)
Tumbuhan insektivora memperoleh nutrisi dari hewan jenis serangga yang menjadi mangsanya. Enzim pencernaan yang dimiliki tumbuhan ini dapat mengurai protein menjadi zat-zat sederhana seperti nitrogen, fosfor, kalium dan garam-gam mineral. Untuk bisa menangkap serangga, faktor morfologis dan fisiologis membantu menciptakan kemampuan gerakan yang mendukung untuk mengelabui serangga. Gerakan menutup cepat pada bagian seperti sepasang daun menjadi ciri khas dari tumbuhan ini, contohnya pada venus fly trap (Dionaea muscipula). Bentuk tingkah laku tumbuhan venus, membantu memenuhi nutrisinya. Berbeda dengan kantong semar (Nepenthes sp.) yang memanfaatkan kantong yang berbentuk corong atau silender sebagai alat perangkap serangga tanpa aktivitas seperti yang dilakukan venus fly trap (Dionaea muscipula).

Sponsors Link
Read More ->>

Pengaruh Faktor Abiotik





A. Adaptasi tingkah laku karena pengaruh faktor abiotik
Tingkah laku pada tumbuhan meliputi gerakan beberapa bagian atau keseluruhan bagian  yang dapat berupa bentuk rangsangan dari luar seperti zat kimia tertentu, air, suhu, gravitasi, cahaya, dan lain-lain. Reaksi pada tumbuhan akibat intensitas cahaya matahari (lama penyinaran) yang diterima dikenal dengan istilah fotoperiodisme. Reaksi ini memicu reaksi fisiologis yang kemudian mempengaruhi tingkah laku tumbuhan seperti pembungaan, pertumbuhan, dan sebagainya. Perilaku tersebut sebagai bentuk adaptasi tingkah laku. Berikut adalah beberapa contohnya:
  1. Bunga matahari (Helianthus annuus) yang mengikuti pergerakan matahari

Bunga matahari (sumber:maxpixel.freegreatpicture.com)
Tumbuhan ini akan selalu menghadap matahari khususnya pada bagian bunga yang terlihat jelas, gerakan ini dikenal dengan gerak fototropisme atau heliotropi. Mengikuti pergerakan matahari bukan tanpa sebab, selain  mendapatkan keuntungan untuk memanfaatkan cahaya matahari dalam proses fotosintesis, juga merangsang pembungaan sehingga saat menghadap ke barat matahari bunga dari tumbuhan ini akan terlihat menarik bagi serangga dan membantu proses penyerbukan. Tingkah laku ini menjadi ciri khas dari bunga matahari (Helianthus annuus).
  1. Pengaruh fotoperiodisme terhadap kerontokan daun pada pohon jati (Tectona grandis)

Pohon jati (sumber: flickr.com)
Tingkah laku jati (Tectona grandis) dalam melewati musim kemarau yaitu dengan menggugurkan semua daun, sehingga mengurangi proses transpirasi yang akan menyebabkan kehilangan banyak air. Daun-daun yang gugur tadi menutupi tanah disekitar habitatnya yang bisa menghambat pertumbuhan tumbuhan lain sebagai pesaing yang bisa meningkatkan persaingan dalam memperoleh nutrisi nantinya. Selain jati (Tectona grandis), tumbuhan lain seperti beberapa jenis pohon di daerah yang mempunyai musim gugur juga mempunyai mekanisme yang sama, dan tanaman jahe juga akan mematikan daunnya untuk mengurangi penguapan.

  1. Pergerakan tumbuhan menuju cahaya matahari

Arah pertumbuhan yang mengikuti cahaya matahari (sumber:dicionariocriativo.com.br)
Semua tumbuhan bergerak mengikuti arah datangnya cahaya matahari. Kondisi ini sangat jelas terlihat pada kecambah dari biji tumbuhan apapun yang jika ditempatkan ditempat gelap akan tumbuh ke arah  datangnya matahari. Dalam skala laboratorium, contoh yang mudah dan sering digunakan biji kacang hijau (Vigna radiata) untuk dilihat pengaruh cahaya dan hormon auksin terhadap pertumbuhan kacang hijau (Vigna radiata).
  1. Gerak kemotaksis pada tumbuhan lumut dan paku sebagai bentuk adaptasi terhadap sinyal kimia
Dua jenis tumbuhan ini memiliki fertilisasi yang unik. Sakarose (zat kimia pemikat) yang dihasilkan oleh sel telur berfungsi  memancing spermatozoid bergerak menuju sel telur. Tingkah laku ini dibantu juga dengan adanya air (membantu pergerakan), oleh karena itu selain sinyal kimia, air berperan penting dalam tingkah laku dari jenis kelompok ini bereproduksi.
  1. Gerak akar tumbuhan menuju air dan mineral/pupuk
Air dan mineral menjadi unsur penting selain cahaya matahari bagi tumbuhan. Akar menjadi bagian penting dalam proses penyerapan air dan pupuk. Oleh karena itu, akar cenderung bergerak mengikuti sumber air atau mineral/pupuk di dalam tanah. Adaptasi/penyesuaian tingkah laku ini sangat umum ditemukan pada semua jenis tumbuhan.

Pergerakan pohon Socratea exorrhiza (sumber:wikipedia)
Selain kedua faktor itu, pergerakan akar juga dipengaruhi oleh struktur tanah. Tumbuhan Socratea exorrhiza sejenis palem-paleman, biasanya dijuluki “walking palm”. Tanaman ini bisa dikatakan dapat berpindah tempat, namun prosesnya tentu saja  berlangsung lambat. Akar dari tumbuhan ini berperan penting dalam proses pergerakan. Jika tanah disekitanya mulai terkikis atau hancur, akar pohon Socratea exorrhiza terus tumbuh dan mencari tanah baru yang lebih solid, lalu pohon melengkung mengikuti akar baru tadi seiring dengan akar lama yang perlahan-lahan terangkat dari permukaan tanah.
Read More ->>

Adatasi Tingkah laku Tumbuhan

Adaptasi Tingkah Laku Tumbuhan
Gambar terkait
1. Seismonasti/tigmonasti
contoh : tumbuhan putri malu menguncup daunnya jika disentuh sehingga tampak seperti layu dan tidak enak dimakan. – tujuannya untuk mengelabuhi pemangsa yaitu hewan herbivora.
2. Termonasti
Tumbuhan yang gerakannya dipicu oleh perubahan suhu. Perubahan suhu dipicu oleh perubahan intensitas cahaya sehingga disebut fotonasti. – contoh : bunga pukul empat pada siang hari layu saat pagi dan sore mekar.
3. Niktinasti
Gerakan tumbuhan yang dipicu oleh keadaan gelap. Dalam kondisi gelap tekanan turgoro pada tangkai daun menurun sehingga daun menjadi layu. – misalnya tumbuhan polong-polongan (lamtoro/petai cina)
4. Meranggas
Menggugurkan daunnya pada musim kemarau, misalnya: jati, randu
5. Estivasi
Adalah mematikan sementara bagian tubuhnya yang ada di atas permukaan tanah untuk mengurangi penguapan pada musim panas. Misalnya jahe, rumput.
6. Tropisme
– Fototropisme : adalah gerak tumbuhan yang mengikuti arah datangnya cahaya.
– Geotropisme : adalah gerak bagian tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan grafitasi
bumi. Misalnya akar tumbuhan selalu tumbuh ke bawah menuju pusat bumi.
– Hidrotropisme : adalah gerakan akar tumbuhan menuju sumber air.
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured post

Soal

Memuat...

Latest News

Cari Blog Ini

Latest News

muhirzalnurk.blogspot.com

fisika

Video of The Day

Follow us on facebook

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Contact us

Featured Posts

Featured Posts

Pages

Menu

Featured Posts

Pages - Menu

Follow us on facebook

Pages - Menu

Popular Posts